Perusahaan konstruksi dan manajemen proyek kerap menghadapi tantangan dalam memantau perkembangan pekerjaan secara efisien. Tanpa sistem yang terintegrasi, manajer proyek harus mengandalkan laporan manual yang rentan terhadap keterlambatan informasi dan kesalahan pencatatan, sehingga pengambilan keputusan menjadi kurang optimal dan proyek berisiko melewati tenggat waktu.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dikembangkan sebuah aplikasi website berbasis web yang memungkinkan tim manajemen memantau seluruh progres proyek secara terpusat dan real-time. Aplikasi ini mengimplementasikan metode Critical Path Method (CPM) sebagai landasan kalkulasi jadwal, sehingga manajer dapat dengan mudah mengidentifikasi jalur kritis yang menentukan durasi keseluruhan proyek.
Fitur utama aplikasi mencakup visualisasi diagram jaringan CPM secara interaktif, manajemen aktivitas dan dependensi antar tugas, kalkulasi otomatis Early Start, Early Finish, Late Start, Late Finish, serta Float untuk setiap aktivitas. Sistem juga dilengkapi dengan dashboard monitoring progres, notifikasi keterlambatan, dan pelaporan kemajuan proyek dalam format yang dapat diekspor.
Dengan hadirnya aplikasi ini, perusahaan berhasil meningkatkan akurasi perencanaan jadwal proyek, mempercepat proses identifikasi risiko keterlambatan, dan memudahkan komunikasi antar tim di lapangan maupun di kantor pusat. Transparansi data proyek pun meningkat signifikan sehingga kepercayaan klien terhadap kinerja perusahaan semakin terjaga.